Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Sajak Cinta dan Rindu Nanang Suryadi (2)

Jambangan Retak menderulah badai memporak k an harapan yang disusun dalam hatinya seseorang yang mencinta meletakkan bunga layu pada jambangan retak kepada siapa kan disampaikan kegundahan orang sunyi yang merindu menyimpan bayangan menari-nari sebagai cerita tiada terlupakan catatan pada buku menguning abadikan kisah percintaan dan kesedihan Sketsa Rindu Untukmu   1. dalam mimpimu, kubisikkan dongeng negeri bunga, warna dan cahaya. seperti kupungut sepercik, dari tatapmu, keriangan kanak. keindahan puisi dan denting pengiring lagu, memecah sunyi 2. kusapa engkau, kabarkan pelangi yang menjuntai, selendang peri bidadari, guratan warna, lukisan bagi cinta, cintaku 3. sebagai tanya, pada angin lalu: " yang dirindu akankah tahu, yang dirindu akankah juga merindu, yang dirindu akankah juga menunggu?" 4. sebagai sketsa, detik menitik, terjemah waktu, tafsir waktu, mengalir aku, mengalir rindu, menujumu... 5. ...............

Sajak Rindu dan Cinta Nanang Suryadi (1)

Yang Merindu aku merindukanmu, tapi jarak dan waktu mengurungku o mata, siapa simpan kesedihan di situ, dalam bening sedu sedan tertahan, dalam dada aku merindukanmu, kau harus percaya itu seperti kau tahu, yang merindu menunggu saat memburu tuju! Tak Ada Yang Sia Sia   Tak ada yang sia sia mencinta Sebagai matahari mencahaya Mencium embun hingga kekal rindunya Tak ada yang sia sia menanti Sebagai diri kembali Ke mula akhirnya sendiri Tak ada yang sia sia merindu Sebagai lagu Menyiram embun ke dalam kalbu Tapi Aku Mencintamu   Tapi aku mencintaimu, dengan kecemasan Serongga dada yang kosong, sehampa rasa kehilangan Tapi sanggupkah kau tahu, seperti Aku yang merindui, dengan hunusan belati, tikam sepi Cuma, pada galau menyiksa Kau kira, di mana akhirnya Merindurindu   demikianlah hidup. harus terjalani juga. dengan tanyamu tak terjawab. tak berjawab. dalam benak segala tanya. dalam mimpi ...

Label

Tampilkan selengkapnya