di Degup Jantung

Buat: Loektamadji Arif Poerwaka

di degup jantung mengalirlah puisi sebagai darah sebagai cinta yang menyeru nama: wahai sang maha pengasih dan penyayang. dan engkau berserah dengan penuh syukur, alhamdulillah….

Malang, 2010

Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Arsip

Tampilkan selengkapnya

Postingan populer dari blog ini

Tahun Ketiga Puluh Empat

AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU