Antropomorfisme

ketika penyair itu bertamu ia membayangkan lengan kursi itu memeluknya seraya bercerita tentang kaki langit yang jenjang hingga pelangi berjuntai-juntai menyentuh kaki gunung dan mulut gua menjadi nganga terkagum-kagum dan menepuk bahu jalan yang menggelendot manja di dekat ngarai itu




Komentar

  1. wah, semua majas coba dieksplorasi.
    berkunjung sebentar mas nanang...

    BalasHapus

Posting Komentar

Label

Tampilkan selengkapnya

Postingan populer dari blog ini

Tahun Ketiga Puluh Empat

AKU MENYAPAMU DI LINTASAN WAKTU