Tunggulah Aku tunggulah aku, dengan segenap rindu dan tulus cintamu. di kesenyapan dan gigil udara, mengembang rinduku, menyapamu. cintaku sarangan, 17 Februari 2006
Di Tepi Telaga Sarangan sarang kabut. putih menyapa pinus cemara. keheningan telaga. aku merindukanmu. andai engkau di sini. berdekap selalu, aku dalam hangat cintamu. cintaku
senja muram langit hitam lembah kelam puisi silam melayanglah kenang melayang layang memburu rindu menemu debu menyeru deru menemu jemu ahoi, mabuk aku di sunyi sendiri menari-nari di puncak sepi menoreh puisi berdarah deras sekali
Kau masih menungguku? di rekaat tergesa di ambang waktu enggan menyapa Kau masih menungguku? dengan segenap rindu dan cintaMu Kau masih menungguku? di kesibukan tak tentu di jejak menghablur samar wajahmu kau masih menungguku? dengan segenap keteduhan haribaMu Kau masih menungguku? aku merinduMu Cahaya mula-mulaku