pada rakaat tersendat jiwa yang lelah ingin istirah merindu embun cintamu pada ayat-ayat lewat jiwa yang lelah hendak istirah mengenang sungai cahayamu
:hadi di negeri jauh itu mungkin masih kau kenangkan juga mimpi-mimpi yang ditumbuhkan pada dinihari tentang kata yang tersesat di balik kaca serupa mimpiku yang mengabut di tempurung kepala hendak menulis kata-kata rindu yang tak tersampai ke alamatnya
burung kata-kata memekik meminta perhatian: o sayang ditimang kata ditimang puisi menyanyi-nyanyi sendiri senandungkan doa senandungkan doa hari yang lindap doa mengapung di langit-langit bola matahari retak di lelangit mimpi